adalah damai mengisi sela-sela perasaanku
saat aku dapat mengatakan cukup.
kabut pagi buta, diiringi rintik hujan.
berembun kaca kamarku
lewatnya aku dapat melihat bayanganku sendiri
tersenyum menikmati apa yang telah digelarkan Tuhan padaku
...
cukup bahagia meski masih terperangkap pada titik stagnansi ini
dalam kamar kecil, apek dan lembab dalam serba-kekurangan itu..
aku masih merasa lebih dari cukup!
memang aku,...
belum mampu mengelilingi tempat-tempat indah itu
menikmati salju turun, danau-danau jernih
atau rambut yang beraroma asin ditiup-tiupkan angin laut.
atau bahkan menelurkan karya penuh makna menginspirasi masyarakat
dan merasakan merekahnya pemikiran-pemikiran..
tapi di kota metropolitan ini, aku meniti mimpiku...
pasti aku dapat merasakan semuanya
melukiskannya dalam kanvas kecil milikku.
-aci-
gadis pemimpi